كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَتَاهُ الْأَمْرُ يَسُرُّهُ قَالَ: (الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ) وَإِذَا أَتَاهُ الْأَمْرُ يَكْرَهُهُ قَالَ: (الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ)
Dahulunya Rasulullah ṣallallāhu 'alaihi wa sallam apabila ada sesuatu yang menyenangkan, beliau mengucapkan (yang artinya): “Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala amal shalih sempurna.” Apabila ada sesuatu yang tidak disukai, beliau mengucapkan (yang artinya): “Segala puji bagi Allah, atas segala keadaan.” (1) --------------- 1) HR. Ibnu Sunni dalam kitab ‘Amalul Yaum wal Lailah, Al-Hakim, menshahihkannya: 1/499. Al-Albani juga menshahihkannya dalam Shahihul Jami’: 4/201.
Sumber: Ibn As-Sunni, Sahih al-Jami' as-Saghir 4/201.