بَارَكَ اللَّهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوبِ لَكَ, وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ, وَبَلَغَ أَشُدَّهُ, وَرُزِقْتَ بِرَّهُ. وَيَرُدُّ عَلَيْهِ الْمُهَنَّأُ فَيَقُولُ: بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ, وَجَزَاكَ اللَّهُ خَيْراً, وَرَزَقَكَ اللَّهُ مِثْلَهُ, وَأَجْزَلَ ثَوَابَكَ
“Semoga Allah memberkahi-mu atas pemberiannya kepadamu, engkau layak bersyukur, (semoga) anakmu cepat dewasa dan engkau diberi rezki berupa baktinya kepadamu“.(1) Bagi yang diberi ucapan selamat, ia membalasnya dengan mengucapkan: “Semoga Allah memberkahimu dan membalasmu dengan kebaikan dan engkau diberi rezki seperti itu danbalasanmu dilipatgandakan“. (2) ------------- 1) Disebutkan sebagai ucapan Hasan Al-Bashri, lihat Tuhfatul Maudud hal. 20. 2) Lihat Al Azkar An Nawawi, hal. 349, dan Shahihul Azkar oleh Salim Al Hilaly: 2/713.
Sumber: An-Nawawi Al-Azkar 349.