1
إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَاماً فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ, فَإِنْ نَسِيَ فِي أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بسمِ اللَّهِ فِي أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ
“Apabila seseorang di antara kamu hendak makan, bacalah: Bismillah. Apabila lupa pada permulaannya, bacalah: “Dengan menyebut nama Allah, pada awalnya dan akhirnya.” (1) -------------------- 1) HR. Abu Dawud: 3/347, At-Tirmidzi: 4/288, dan lihat kitab Shahih At-Tirmidzi: 2/167.
Sumber: Abu Dawud 3/347, At-Tirmizi 4/288.
2
مَنْ أَطْعَمَهُ اللَّهُ الطَّعَامَ فَلْيَقُلْ: اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَأَطْعِمْنَا خَيْراً مِنْهُ, وَمَنْ سَقَاهُ اللَّهُ لَبَناً فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَزِدْنَا مِنْهُ
“Barangsiapa yang diberi rezeki oleh Allah berupa makanan, hendaklah membaca (yang artinya): “Ya Allah! Berilah kami berkah dengan makan itu dan berilah makanan yang lebih baik”. (1) -------------- 1) HR. At-Tirmidzi: 5/506, dan lihat Shahih Tirmidzi: 3/158.
Sumber: At-Tirmizi 5/506.