Noor
Bahasa Indonesia
Noor / Doa / Salat / Doa ketika azan

Doa ketika azan

Salat · 5 doa

Doa ketika azan 0:00
Dengarkan
1

يَقُولُ مِثْلَ مَا يَقُولُ المُؤَذِّنُ إِلاَّ فِي (حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ وَحَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ) فَيقُولُ: (لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ)

“Seseorang yang mendengarkan adzan, hendaklah mengucapkan sebagaimana yang diucapkan oleh muadzin, kecuali dalam kalimat: Hayya ‘alash shalaah dan Hayya ‘alal falaah. Maka mengucapkan: ’Laa haula wala quwwata Illa billah’. --------------- HR.Bukhari 1/152

Sumber: Al-Bukhari 1/152, Muslim 1/288.

2

يَقُولُ: وَأَنَا أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ, رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبَّاً, وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولاً, وَبِالْإِسْلاَمِ دِينَاً. يَقُولُ ذَلِكَ عَقِبَ تَشَهُّدِ الْمُؤَذِّنِ.

.“Aku bersaksi, bahwa tiada Tuhan yang haq selain Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Aku rela Allah sebagai Tuhanku, Muhammad sebagai Rasul dan Islam sebagai agama (yang benar). (Dibaca setelah muadzin membaca syahadat). ------------ 1. HR.Muslim 1/290. 2. HR.Ibnu Khuzaimah

Sumber: Muslim 1/290, Ibn Khuzaymah 1/220.

3

يُصَلِّي عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم بَعْدَ فَرَاغِهِ مِنْ إِجَابَةِ الْمُؤَذِّنِ

.“Ya Allah, Tuhan Pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah Al-Wasilah (derajat di Surga, yang tidak akan diberikan selain kepada Nabi ) dan fadhilah kepada Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati maqam terpuji yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji”. -------------------- HR. Muslim 1/288.

Sumber: Muslim 1/288

4

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ, وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ, آتِ مُحَمَّداً الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ, وَابْعَثْهُ مَقَامَاً مَحمُوداً الَّذِي وَعَدْتَهُ, [إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ]

(“Ya Allah, Tuhan Pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah Al-Wasilah (derajat di Surga, yang tidak akan diberikan selain kepada Nabi ) dan fadhilah kepada Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati maqam terpuji yang telah Engkau janjikan. {Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji}”) --------------- HR. Bukhari 1/152.

Sumber: Al-Bukhari 1/152, Al-Bayhaqi 1/410

5

يَدْعُو لِنَفسِهِ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ فَإِنَّ الدُّعَاءَ حِينَئِذٍ لاَ يُرَدُّ

(Berdo’a untuk diri sendiri antara adzan dan iqamah, sebab do’ pada waktu itu dikabulkan). ----------------- HR. Tirmidzi 3594.

Sumber: At-Tirmizi, Abu Dawud, Ahmad, Irwa' al-Ghalil 1/262